Waspadai keHALALan Bread Talk (lagi) dari okezone dan detik

MUI Pertanyakan Kehalalan Roti Bread Talk
Selasa, 8 April 2008 – 09:45 wib
Pipiet Tri Noorastuti – Okezone

JAKARTA – Kehalalan roti Bread Talk kembali dipertanyakan.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) tidak lagi bertanggung jawab
atas kehalalan roti produksi PT Talkindo Selaksa Anugerah
itu.

“Kami sampaikan kepada masyarakat, kami tidak bisa menjamin
masyarakat lagi mengenai kehalalan roti Bread Talk,” ujar
Kepala Bidang Sertifikasi Halal LPPOM MUI Muti Arintawati
saat berbincang dengan okezone, Selasa (8/4/2008).

Dikatakan Muti, manajemen produsen roti milik pengusaha
Johnny Andrean itu tidak memiliki itikad baik untuk
memperpanjang sertifikat kehahalan Bread Talk. Sertifikat
kehalalan dari MUI yang dimiliki Bread Talk sudah
kadaluarsa sejak September 2007 lalu.

“Karena sertifikat itu hanya berlaku dua tahun. Kami sudah
sampaikan beberapa kali surat peringatan tapi tidak
direspons. Jadi kami tegaskan lagi kepada masyarakat muslim
bahwa MUI tidak lagi bertanggung jawab dengan kehalalan
Bread Talk,” tandasnya. (mbs)

08/04/2008 09:03 WIB
*MUI: Waspada Kehalalan Roti BreadTalk*
Arry Anggadha – detikcom

<http://ad.detik. com/link/ peristiwa/ prs-zyrex012008. ad>*Jakarta* – Kehalalan
roti BreadTalk kembali dipermasalahkan. Majelis Ulama Indonesia (MUI)
meminta kepada masyarakat untuk kembali mewaspadai kehalalan produk roti
tersebut.

“Kami mengimbau kepada masyarakat luas untuk tetap berhati-hati terhadap
kehalalan produk BreadTalk sapai ada kepastian status halalnya,” kata
Direktur Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika MUI
Nadratuzzaman Hosen dalam keterangan yang diterima *detikcom*, Selasa
(8/4/2008).

Nadratuzzaman menjelaskan, BreadTalk sebenarnya sudah mendapatkan sertifikat
halal dari MUI pada 22 September 2005. Sertifikat halal itu berlaku hingga
22 September 2007.

“Sejak berakhirnya masa berlaku sertifikat halal tersebut, kami sudah
melayangkan surat agar segera memperpanjangnya dan dites kehalalannya oleh
MUI. Namun sampai saat ini kami belum menerima balasan surat itu dan tidak
ada niat baik perusahaan tersebut untuk memperpanjang sertifikat halalnya,”
bebernya.

Atas dasar itu, lanjut Nadratuzzaman, kehalalan BreadTalk pun diragukan.
“Kami menyesalkan manajemen PT Talkindo Selaksa Anugerah (produsen
Breadtalk) yang tidak mengindahkan surat kami dan tidak mengindahkan
aspirasi umat islam yang menanyakan staus kehalalannya, ” pungkasnya.
*( ary / yid ) *

artikel dikirim melalui imel mtbinus@yahoogroups.com oleh saudari rahmi

terimakasih..

Iklan

4 Komentar

  1. bener banget mas emang walaupun enak emang harus diperhatikan kehalalanya jadi jangan sekedar enak doank, serem juga tuh lalatna………………..

  2. waduh gimana ini. sayang atuh kalo enak2 gag halal. trus enaknya makan bread talk gag ? huhu.

  3. ada update ngga nih? lagian ngga tertarik ama breadtalk…enakan gethuk-talk…halal, sehat dan mengenyangkan hahaha

  4. @ budiii; belum ada update pak, sementara masih liat TANPA logo halal.. disetiap boothnya dia..


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s