Jupi Emang Mantabbb..!!

bimaa-pulogebang; Ini kisah nyata… terakhir kerja di pekan awal Pebruari 2008 sungguh mengharukan… bagaimana tidak? setiap jengkal jalan Ibu Kota dibasahi oleh butiran hJupiter MXujan yang menderu… sudah kebayang di Jakarta akan seperti apa bila pagi hari sudah hujan. Macet? pastinya… pakaian basah? sudah tentu.. pastinya para pembaca yang budiman sudah kenal dan juga faham atas kondisi kota Jakarta bila Hujan tiba.

Yang menarik dari tulisan ini adalah cerita bagaimana lolosnya bimaa dari terjangan banjir Ibu Kota dengan sepeda motor Jupiter MX.

Berawal dari jam 08.00 pagi tatkala bimaa memutuskan u/ tetap pergi ke kantor karena ada pekerjaan yang detlen. Berbekal tas berisi Vaio (notebooknya Prof. Ahmad), jas hujan (model Ponco) warna biru, serta sandal jepit merk swalow warna biru juga.. bimaa melenggang maju dengan jupi… hujan deras yg amat sangat sudah terasa dari awal keberangkatan, dan tetap saja bimaa memutuskan u/ teguh pendirian menuju kantor. Setelah berhasil melewati genangan banjir (kecil) di wilayah sentra primer Walikota Jak-Tim, kini giliran MACET yang merajalela menghadang dari flyover Pondok Kopi sampai dengan ujung Klender. Dengan niat meloloskan diri dari macet, bimaa memutuskan u/ pindah haluan ke arah Kawasan Industri Pulogadung.

Dan para pembaca yang budiman.. apakah anda tahu apa yang terjadi di daerah Kawasan Pulogadung? Yup.. Banjir hampir di setiap Blok… dan pastinya bimaa saat itu sudah terperangkap dalam banjir dimanamana. Tingkat genangan airnya bervariasi dari 30 cm s.d. 65 cm, dan anda tahu.. Jupiter MX bimaa tetap gagah melaju… bimaa juga ndak tahu.. mengapa bimaa juga nekat mengikuti beberapa mobil dan truk yang melintasi banjir? padahal bimaa mengendarai motor.. setelah melewati 3 Titik banjir yang lumayan tinggi, akhirnya bima menyerah juga setelah melihat genangan air setinggi 80 cm yang menuju pintu keluar TU Gas.

Alhasil bimaa kembali puter arah… dan melewati 3 titik banjir yang serupa. Setelah berputar2 mencari jalan keluar.. akhirnya bimaa putuskan u/ berhenti ditengah Hujan deras yang tak kunjung henti. Setelah berhenti dan meneduh, bimaa baru bisa berfikir lagi untuk mencari jalan keluar. Setelah bisa keluar dari Kawasan Industri (lewat Pupar), bimaa putuskan u/ bermacetmacet ria di jalan I Gusti Ngurah Rai. Dan alhamdulillah bimaa bisa sampai di daerah Rawa Mangun setelah menempuh waktu 2 jam.

Dan pembaca di Rawa Mangun inilah… banjir hampir 80 cm (tepat di samping Arion Plaza) menghadang bimaa.. dan apa yang terjadi…?? Jupiter MX bimaa TIDAK MOGOK, padahal sudah separuh badan tenggelam… tapi TIDAK MOGOK. Bersyukur bimaa pada Allah… ternyata diberikan Amanah untuk menjaga motor yang tangguh.. beruntunglah temanteman dan pembaca yang memiliki JUPITER MX. Dia tangguh.. dan Kuat.

Terimakasih… karena sdh membaca cerita panjang ini… mudahmudahan kedepan banjir bukanlah halangan (kalo ndak dalem).

Iklan

1 Komentar

  1. karunya ama teu aya coment hiji2 acan


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s